Disk Operating System (DOS)


Disk Operating System atau sering dikenal dengan DOS merupakan salah satu operating system berbasis text. jika ingin mengenal operating system maka kita tidak bisa mengabaikan DOS.

sebelum membaca tulisan ini ada baiknya saya perkenal sedikit istilah dalam DOS.

  • Direktori: adalah suatu objek yang dapat berisi beberapa dokumen, digunakan untuk menata informasi. (di windows dikenal dengan folder)
  • Drive: Media penyimpanan berupa perangkat keras (di windows di kenal dengan local disk)
  • File: terdiri dari sekumpulan record-record yang saling berhubungan, biasanya nama file tidak melebihi dari 8 karakter (dos versi 6.22)
  • Extensi: Nama keterangan file, yaitu tiga huruf yang berada di akhir suatu nama file (setelah titik).
  • Partisi: Proses membagi ruang harddisk menjadi dua atau lebih, sehingga seolah-olah akan ada lebih dari satu harddisk. (di windows dikenal dengan local disk)

Lanjut…..

Tentang DOS

DOS pertama kali dikeluarkan pada tahun 1981, seiring dengan diperkenalkannya komputer pribadi atau Personal Computer (PC) oleh IBM. Walaupun DOS ini dibuat oleh perusahaan pembuat software terkenal Microsoft, namun pada semua komputer buatan IBM, tidak lagi menggunakan nama Microsoft MS-DOS tetapi PC-DOS, hal ini karena IBM telah membeli lisensi dari Microsoft untuk setiap sistem operasi yang diinstall (dipasang) pada setiap komputer yang diproduksinya.

DOS Versi 1.0 ini menggunakan memory sebesar 1024 byte dan media yang ditunjang adalah floppy disk 5.25 inch size 160 Kilobyte. Versi 1.1 dan 1.2 menunjang floppy disk 5.25 inch size 320 Kilobyte ditambah utility seperti DISKCOPY (menyalin seluruh isi disket ke disket yang lain) dan DISKCOMP (membandngkan isi disket yang satu dengan isi disket yang lainnya).

Versi 2.0 muncul seiring dengan IBM mengeluarkan produk IBM-XT (Extended Technology). Pada versi 2.0 kini mampu menunjang pemakaian hard disk sebesar 10 Mb dengan kemampuan membuat direktori dan sub-sub direktorinya.

Versi 3.0 sampai 3.3 ditambahkan pelbagai fungsi tambahan seperti EDIT, merubah warna huruf dll dan mampu mengakses memory sampai 640 Kb dan hard disk 40 Mb.

Mulai DOS versi 4.0 keatas, DOS mampu mengakses lebih dari 640 Kb memory (yang disebut sebagai conventional memory). Pada DOS versi terakhir di dalamnya telah tersedia banyak utility seperti pengaturan pengunaan memory komputer oleh program-program (Himem.sys, Memmaker.exe), program anti virus (MSAV), memeriksa dan memperbaiki file (MS-Scandisk) dll.

DOS adalah sistem operasi dengan basis tampilan karakter text ( Character User Interface / CUI ). Namun saat ini trend nampak mengarah pada sistem operasi yang berbasiskan desain grafis ( Graphical User Interface ). Misalnya seperti sistem operasi Microsoft Window 3.1, Windows 95 atau 98 dsb. Karena berbasis text, DOS mempunyai keunggulan yaitu hanya membutuhkan tempat penyimpanan dan memory komputer yang sedikit dibandingkan dengan OS yang berbasis grafis. Namun keunggulan OS berbasis grafis adalah tampilan pada layar monitor lebih menarik, sistem pengoperasiannya semakin lebih mudah dipelajari ( user friendly ) karena dibantu dengan gambar / icon, dan tampilannya dapat dimodifikasi sesuai keinginan si pemakai. Tentu saja kelebihan-kelebihan tersebut harus “mengorbankan” sisi lainnya, yaitu membutuhkan ruang penyimpanan yang lebih banyak dan dalam pengoperasiannya membutuhkan memory komputer yang lebih besar.

OS diperlukan oleh komputer untuk melakukan booting. Pada DOS yang telah berhasil dibaca, maka akan muncul tampilan kursor yang dikenal dengan istilah DOS prompt.
Perhatian :

  • Jika DOS terdapat pada jaringan, maka akan muncul DOS prompt F: > _
  • Jika DOS terdapat pada hard disk, maka akan muncul DOS prompt C: > _
  • Jika DOS ditempatkan pada drive A, maka akan muncul DOS prompt A: > _

Tampilan DOS prompt bisa juga diubah (lihat penjelasaan perintah PROMPT pada halaman berikutnya).

DIREKTORI

Directory merupakan sistem pengelompokkan data-data file pada pembagian ruang-ruang. di dalam suatu media penyimpanan. Tujuan pembuatan direktori ialah agar suatu file dapat dikelompokkan pada file yang sejenis, sehingga lebih terorganisir dan mudah dicari. Dalam suatu direktori, dimungkinkan untuk membuat satu atau lebih beberapa direktori lagi, yang disebut dengan sub-direktori. Dalam suatu sub-direktori, juga dimungkinkan untuk membuat satu atau lebih beberapa direktori lagi, demikian seterusnya.

  1. Cara Membuat Suatu Directory :
    ketik MD [ Nama Direktori yang akan dibuat ]
    Contoh : ketik MD Program untuk membuat direktori Program
  2. Cara Memasuki/turun ke Suatu Directory atau sub-direktori :
    ketik CD\ [ Nama Direktori yang telah dibuat ]
    Contoh : ketik CD\PROGRAM untuk turun satu tingkat ke sub-direktori Program
  3. Cara untuk naik satu tingkat / level :
    ketik CD..
    Contoh : ketik CD.. dari C:\PROGRAM untuk kembali ke C:\
    ketik CD.. dari C:\PROGRAM\WINDOWS untuk kembali ke C:\PROGRAM
  4. Cara Melompat Langsung ke Root Directory dari level sub-direktori manapun : ketik CD\
    Contoh :
    ketik CD\ untuk melompat langsung ke root direktori dari C:\PROGRAM\MS-OFFICE
    ketik CD\ untuk melompat langsung ke root direktori dari C:\PROGRAM\WINDOWS
  5. Cara menghapus sebuah Directory :
    [RD] [drive] [path:\] [Nama Direktori]
    ketik RD C:\PROGRAM\LOTUS untuk menghapus sub-direktori LOTUS dari
    C:\PROGRAM

Sebuah Directory dapat dihapus apabila tidak ada data file satupun di dalam Direktori yang hendak dihapus tersebut !! Gunakan perintah DELTREE apabila hendak menghapus suatu direktori berikut seluruh sub-direktori dan file-file yang ada didalamnya.

FILE

Pengertian file disini hampir sama seperti suatu dokumen yang berisi kertas-kertas data/laporan. Perbedaannya, file pada komputer disimpan secara elektronik. Penamaannyapun mengikuti ketentuan khusus.

Penamaan suatu File dibagi menjadi 2 bagian, dan diantaranya disisipkan sebuah titik.

  • Pada bagian Pertama (sebelah kiri tanda titik), merupakan Nama File, maksimal 8 karakter.
  • Antara nama file dan ektension diberikan tanda titik sebagai pemisah.
  • Pada bagian Kedua (sebelah kanan tanda titik), merupakan nama extension file-nya, maksimal hanya 3 huruf. Ekstension adalah type/jenis file itu sendiri.

Penulisan nama file berikut ekstensionnya harus diketik tanpa ada spasi kosong…!

Contoh :

  • COMMAND.COM
  • README.TXT
  • CONFIG.SYS
  • PINBALL.EXE
  • LATIHAN.DOC
  • AUTOEXEC.BAT

Dalam memberikan nama pada File atau Directory, selain tidak boleh ada spasi dan tanda baca, juga tidak boleh ada beberapa karakter seperti ” / ‘ \ [ ] : < > ; + = | ).

Komputer juga mencatat waktu dan tanggal pembuatan/penyimpanan. Contoh : Ketik DIR pada komputer Anda dan perhatikan hasilnya…!

DOS Merupakan :

  • Salah satu system operasi yang sederhana ; membutuhkan sedikit memori ( RAM kecil ), kecepatan rendah (Processor low speed), kapasitas simpan kecil (HD kecil), dapat hanya dengan sebuah disket (FDD)
  • Merupakan system operasi yang masih sering digunakan; terutama untuk program bantuan windowsè Booting,Partisi, Format dll
  • Merupakan salah satu system operasi awal Personal computer (PC)
  • Mempunyai berbagai macam utility.

PERINTAH-PERINTAH (COMMAND) DALAM DOS

DOS bekerja berdasarkan perintah yang kita ketik (dalam modus DOS, mouse tidak bisa mengklik sesuatu kecuali icon minimize, maximize dan close serta scroll bar)

Perintah dalam DOS secara umum dibagi menjadi 2(dua) katagori besar, yaitu Internal command dan External command. Yang dimaksud dengan Internal Command ialah perintah-perintah DOS yang siap pakai, karena pada saat booting, file-file ini disimpan pada RAM (Random Acsses Memory), yaitu DIR, COPY, DELETE, COPY, RENAME, TIME, DATE, VOL, VER, CLS, Prompt, sedangkan External Command adalah file-file tambahan, misalnya FORMAT, DISKCOPY, CHKDSK, dll.

Agar dapat dilaksanakan oleh komputer, maka setelah mengetikkan perintah berikut syntax command-nya, tekan tombol Enter. Contoh : DIR A: /W (tekan Enter)

DATE

(Berfungsi untuk melihat/mengisikan tanggal yang berlaku pada BIOS komputer )
Rumus : DATE ( mm – dd – year ) atau bulan – tanggal – tahun
Jika Anda menyetujui tanggal yang ditampilkan di layar monitor, maka Anda cukup menekan tombol Enter saja tanpa perlu mengisi.

DEL

(Berfungsi untuk menghapus suatu atau beberapa file sekaligus )
DEL adalah singkatan dari DELETE yang terjemahannya berarti menghapus.
Rumus : DEL [drive :] [path] [nama file]

Contoh penggunaan :
DEL TUGAS.DOC

menghapus file yang bernama TUGAS.DOC DEL B:\*. DOC menghapus semua file berekstension DOC pada drive B DEL * . * menghapus seluruh file yang terdapat pada drive atau direktori aktif.Perintah dengan cara yang sama berlaku juga untuk perintah ERASE.

Perintah DEL tidak akan bisa dilaksanakan (menghasilkan pesan “Access denied”) apabila :

  • Type file telah dirubah menjadi Read-Only. Untuk memungkinkan bisa dihapus, rubahlah type file dengan menghapuskan Read-Only menjadi Archieve saja. Gunakan perintah external ATTRIB pada DOS, atau program-program utility seperti PCTools atau Norton Utility yang memiliki kemampuan menghapus file yang diproteksi dengan Read-Only.
  • Apabila didalam disket atau direktori yang dihapus masih terdapat sub-direktori, dan didalam sub-direktori tersebut masih terdapat file-file yang belum dihapus. Untuk menghapusnya, Anda harus memasuki masing-masing sub-direktori tersebut dan menghapus seluruh file-filenya. Atau gunakan perintah (external) DELTREE untuk menghapus suatu direktori berikut sub-sub direktori yang berada dibawahnya.

CLS

( Berfungsi untuk membersihkan tampilan pada layar monitor )
Rumus : CLS

COPY

( Berfungsi untuk membuat salinan suatu file atau beberapa file sekaligus )
Rumus : COPY [ drive sumber ] [ nama file ] [ drive tujuan ] [ nama file ]

Contoh penggunaan :
COPY A:FORMAT.COM B :>
menyalin file FORMAT.COM dari drive A ke drive B dengan nama yang sama.

COPY TUGAS.DOC LATIHAN.DOC
menyalin file TUGAS.DOC menjadi LATIHAN.DOC pada drive/direktori yang sama.

COPY CON

( Berfungsi untuk menuliskan data/pesan berupa karakter text.
Rumus : COPY CON [ Nama File.TXT ] [Enter]

Dalam menuliskan data/pesan text, berlaku ketentuan sebagai berikut :

  • Untuk berganti baris = Tekan Enter
  • Untuk Disimpan (SAVE) = Tekan F6 atau Ctrl Z lalu [Enter]
  • Untuk Batal Penyimpanan = Tekan Control C atau Break bersamaan.
  • Untuk melihat hasilnya, ketik TYPE [ nama file.TXT ] atau buatlah sebuah file batch.

Contoh : Berikut latihan untuk memberi identitas kepemilikan pada disket Anda. Silahkan dicoba diketik …!
COPY CON A:\NAMA (tekan Enter 2X)

(Tekan tombol Tab 4X) PERHATIAN (tekan Enter 2X)
Barang siapa yang menemukan disket ini, dimohon kesediaannya (tekan Enter)
untuk mengembalikannya kepada pemiliknya dibawah ini : (Enter 2X)

Nama : …….. (Tuliskan nama Anda disini) …………..
(tekan Enter) Kelas : …………. SMK N 1 Depok
Atas kerjasamanya, saya ucapkan terima kasih. (tekan Enter 3X)

(Tekan tombol Tab 6X)
(Tulis nama Anda disini)
Tekan tombol F6 atau Ctrl Z. Lalu tekan Enter.
Jika Anda melakukannya dengan benar, maka akan muncul pesan : 1 files copied.

Berikut ini latihan membuat konfigurasi file batch :

COPY CON A:\MILIK.BAT (tekan Enter)
@Echo off (tekan Enter)
CLS< (tekan Enter)
TYPE A:\MILIK (tekan Enter)

Tekan tombol F6 atau Ctrl Z. Lalu tekan Enter.
Jika Anda melakukannya dengan benar, maka akan muncul pesan : 1 files copied.
Kini, setiap kali Anda mengetikkan A:\MILIK, maka akan ditampilkan identitas kepemilikkan disket.

Perintah COPY CON juga dapat mengubah komputer berfungsi seperti halnya mesin ketik dengan menambahkan syntax PRN dibelakang COPY CON. Kini setiap kalimat yang diketik akan langsung dicetak oleh printer setelah ditekan Enter. Untuk menormalkan kembali, tekan tombol F6 dan Enter.

DIR

( Memperlihatkan daftar isi dari suatu media penyimpanan )
Rumus : DIR [ drive : ] [ path ] [ filename ] [ syntax ]

[ drive : ] drive dimana isi media penyimpanan tersebut berada , misalnya DIR A:

[ path ] [ filename ] menyatakan direktori , dan / atau file yang ingin dilihat .

Contoh :

DIR A:\TUGAS
artinya perintah untuk menampilkan file-file yang terdapat pada sub direktori TUGAS.
DIR A:\*.DOC
artinya perintah untuk menampilkan file-file yang berekstension DOC saja.

Contoh-contoh diatas dapat juga menyertakan syntax.

Syntax :

  • /P menampilkan daftar isi per layar.
  • /W menampilkan daftar isi melebar ke kanan.
  • /Amenampilkan daftar isi file berikut atributnya :
    • /AD menampilkan direktori.
    • /AS menampilkan file-file sistem operasi.
    • /AR menampilkan file-file yang beratribut Read-Only.
    • /AH menampilkan file-file yang disembunyikan.
  • /Omenampilkan daftar isi file secara berurutan berdasarkan :
    • /ON berdasarkan nama-nama file yang ada.
    • /OE berdasarkan ektension file.
    • /OS berdasarkan besarnya size file.
    • /OD berdasarkan tanggal pembuatannya (yang terdahulu diutamakan)

Contoh :
DIR
A:\TUGAS

artinya perintah untuk menampilkan file-file yang terdapat pada sub direktori TUGAS dan tampilannya berhenti per 1 layar sampai Anda menekan tombol apapun (kecuali Anda menekan tombol Esc).
DIR A:\*.DOC /OS
artinya perintah untuk menampilkan file-file yang berekstension DOC saja dengan urutan berdasarkan besar kecilnya file tersebut (size file paling kecil berada paling atas).
DIR /OD
artinya perintah menampilkan file-file berurutan berdasarkan tanggal pembuatannya.

PROMPT

( Berfungsi untuk merubah tampilan DOS prompt )
Rumus : PROMPT [ text ] [ special character ]

[ text ] Satu atau beberapa huruf yang akan muncul sebagai prompt DOS

[ special characters ]

  • $Q = untuk menampilkan simbol sama dengan ( = )
  • $$ = untuk menampilkan simbol dollar ( $ )
  • $T = untuk menampilkan waktu yang berlaku pada komputer Anda
  • $D = untuk menampilkan tanggal yang berlaku pada komputer Anda
  • $P = untuk menampilkan drive dan path yang berlaku ( :\ )
  • $N = untuk menampilkan drive yang berlaku
  • $G = untuk menampilkan simbol lebih besar ( > )
  • $L = untuk menampilkan simbol lebih kecil ( < )
  • $_ = untuk memberikan jarak / spasi 1 baris

Contoh penggunaan :

  • Ketik PROMPT $P$G maka tampilan prompt yang muncul di layar monitor A:\ >
  • Ketik PROMPT SMK Negeri 1 Depok $T$_$P$G

maka tampilan prompt di layar monitor Anda akan nampak seperti di bawah ini :

SMK Negeri 1 Depok Time : 9 : 30 : 27 a
A :\ >

REN

( Berfungsi untuk mengubah suatu nama file )
REN adalah singkatan dari RENAME yang terjemahannya berarti merubah nama. Yang harus diperhatikan ialah yang dirubah hanya nama file-nya saja, ekstension file tidak boleh dirubah….!

Rumus : REN [ drive : ] [ path ] [ nama file ] [ nama file baru ]

Contoh penggunaan :
REN
TUGAS.DOC LATIHAN.DOC

artinya mengganti nama file TUGAS.DOC menjadi LATIHAN.DOC.

TIME

( Berfungsi untuk melihat / mengisikan waktu yang berlaku pada BIOS komputer )
Rumus : TIME ( Hour : minute : seconds ) atau Jam : Menit : Detik
Jika Anda menyetujui waktu yang tampak di layar Monitor, maka Anda hanya cukup menekan tombol Enter saja tanpa perlu mengisi.

TYPE

( Berfungsi untuk menampilan karakter text hanya pada file-file yang berekstension .TXT )
Rumus : TYPE [ nama file . TXT ]

VER

( Berfungsi untuk mengetahui versi DOS yang digunakan pada Komputer Anda )
Rumus : VER

CARA MASUK KE DOS melalui WINDOWS

1. Klik Start

2. Klik RUN

3. Ketik CMD

4. Klik Ok atau tekan tombol ENTER

Berbagai Contoh Penggunaan Internal Command

Bentuk perintah:

(command1)spasi(Command2/parameter)  8

1. Bekerja Dengan Sistem:

C:\>Date lalu enter ► untuk Setting Tanggal

C:\>Time lalu enter ► untuk Setting waktu

2. Bekerja Dengan Drive&Direktori

C:\>D: lalu enter ► untuk Pindah drive

C:\>cd.. lalu enter ►untuk Keluar dari direktori

C:\>cd windows lalu enter ►untuk Pindah direktori

C:\>md contoh  lalu enter ►Buat direktori

C:\>rd contoh lalu enter ► Hapus direktori

C:\>dir lalu enter ► Melihat isi direktori

C:\>dir /p lalu enter ► Melihat isi direktori memanjang

C:\>dir /w lalu enter ► Melihat isi direktori melebar

C:\>dir *. exe lalu enter ► Melihat isi direktori yang berekstensi exe

3. Bekerja Dengan File

C:\>copy data.txt a: lalu enter ► Mengcopy 1 file

C:\>copy *.* a: lalu enter ► Mengcopy seluruh file

C:\>copy *.txt a: lalu enter ► Mengcopy seluruh file berekstensi txt

C:\>del data.txt  lalu enter ►Menghapus 1 file

C:\>del *.*  lalu enter ► Menghapus seluruh file

C:\>del *.txt  lalu enter ► Menghapus seluruh file berekstensi txt

C:\>copy \windows\*.txt \contoh lalu enter ► Mengcopy seluruh file berekstensi txt di Direktori windows ke direktori contoh

4. Bekerja dengan Disk

C:\>format a:/s/v/q lalu enter ► format drive a (dgn sistem/antivirus/cepat)

C:\>scandisk c:  lalu enter ►Periksa keadaan HD

5. Bekerja di jaringan

C:\>net view   lalu enter ►

C:\>net start lalu enter ►

C:\>net send lalu enter ►

MELIHAT DAFTAR PERINTAH YANG VALID DI COMMAND PROMPT: “HELP”

Untuk mengetahui perintah-perintah apa saja yang berlaku di Command Prompt, cukup ketikkan HELP kemudian tekan Enter. Untuk mengetahui daftar parameter spesifik untuk perintah tertentu, ketikkan spasi diikuti tanda /? di belakang perintah utama. Misalnya, untuk mengetahui parameter-parameter apa saja yang dapat diberikan untuk perintah “DIR”, cukup ketikkan “DIR /?” kemudian tekan Enter.

YANG TERMASUK BAGIAN DOS ADALAH

BIOS.SYS (Basic Input Output System ber extension SYS/System)
File ini berfungsi untuk membaca BIOS Interpreter (Software internal) dari hardware yang terpakai, baik jenis, type, kapasitas dari hardware tersebut serta nama hardware tersebut, kemudian disimpan dalam buffer memory yang di share. Sifat dari file ini adalah hiden (tersembunyi).

DOS.SYS (Disk Input operationg System ber extension SYS/System)
File ini berfungsi sebagai interface dengan DISK external seperti Floppy, Hardisk atau media menyimpanan lainnya, baik berupa disk maupun Chip external. Sifat dari file ini adalah hiden (tersembunyi).

BUFFER.SYS
File ini berfungsi sebagai penyedia buffer memory sesuai dengan memory share yang ada pada bios, juga berfungsi sebagai conversi HexaDecimal ke ASCII dan sebaliknya. Sifat dari file ini adalah hiden (tersembunyi).

CONFIG.SYS (Configuration System yang ber extention SYS/System)
File ini berfungsi sebagai manajemen dari sistem interface antara user/brainware dengan hardware. Manajemen yang dimaksud adalahpengaturan sistem memory dari file-file yang terbuka), Sifat dari file ini adalah tidak hidden, sehingga brainware dapat merobah sesuai dengan fungsinya dan tujuannya.

COMMAND.COM (sesuai dengan namanya ber extention Com/Command)
File ini berfungsi sebagai interface intruksi (command) dari seluruh operasi yang ada dalam Sistem operasi sehingga user dapat dengan mudah melakukan instruksi (command) dalam bentuk ASCII, seperti operasi folder/sub directory, pemanggilan file tertentu dan instruksi DOS
lainnya. Sifat dari file ini adalah tidak hiden.

FDISK.EXE & EXE (Fixed DISK ber ekstension EXE/Execution)
File ini berfungsi sebagai pengatur media disk dalam format dan partisi tertentu, sesuai dengan kapasitas yang dimiliki oleh disk tersebut. Sifat dari file ini tidak hiden.

FORMAT.EXE (sesuai dengan namanya ber ekstension EXE/Execution)
File ini berfungsi sebagai pengatur alokasi ruang track dan sector pada disk, sehingga disk dapat dipakai dan dapat menyimpan file sesuai dengan kapasitas disk tersebut. File ini sama dengan sistem burning pada CD/Write. Sifat dari file ini tidak hiden sehingga dapat dilihat. Sehingga ruang pada disk tersebut dibentuk dalam FAT (Fixed Alocation Tabel atau
NTFS/Norton Tecnology Fixed Disk)

SYS.EXE
File ini berfungsi sebagai pen-transfer file-file DOS yang ter hiden diatas serta COMMAND.COM kedalam suatu media penyimpanan tertentu, dengan persyaratan media tujuan tersebut telah di format.

ATTRIB.EXE
File ini berfungsi untuk menetapkan status dari file seperti Hiden, aktif atau tidak, read only atau tidak.

Nah attrib isi sering digunakan sebagai unhide super hidden, baik yang dilakukan dengan sengaja ataupun tidak sengaja baik itu oleh user/pengguna atau juga virus.

Demikian corat-coret tentang dos dengan internal command nya. Untuk eksternal commandnya lain waktu yah…

tulisan dos ini diambil dari :

Belajar DOS lewat FILM

situs rahma

wahyoe

KASKUS

Tulisan lain yg bisa dijadikan wawasan :

endy


About these ads

About ismayulianto

Teacher

Posted on 26 September 2011, in KKPI X. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: