Menghubungkan 2 PC


Berbincang tentang jaringan tentu tidak lepas dari pengetahuan dasar tentang kabel UTP. Meski ini adalah pembahasan lama yang sudah banyak ditulis, saya masih merasa perlu untuk mengulas ulang dengan gaya bahasa yang semoga lebih mudah dipahami. Untuk menyegarkan ingatan tentang tipe kabel UTP,

Materi tentang cara menghubungkan 2 PC masih termasuk dalam materi LAN. Hanya bahasan kali ini di fokuskan untuk sharing 2 PC. Jenis pengkabelan yang digunakan adalah Cross Link.

I. SETTING KABEL

1. Bahan yang digunakan adalah :

  • 2 buah komputer
  • LAN Card/NIC sesuai dengan jumlah computer (untuk computer sekarang biasanya sudah onboard)
  • Kabel UTP (panjangnya sesuai kebutuhan)
  • Tang Crimping
  • Konektor RJ45
  • Gunting

2. Gambarnya :

LANCARD                            Kabel UTP                           CRIMPING

RJ 45

3.  Kenapa kita memerlukan kabel Cross-Over

Saat kita mengirim atau menerima data antara dua perangkat komputer, satu pihak akan berperan sebagai pengirin sementara yang lain sebagai penerima. Semua ini dilakukan melalui kabel jaringan yang terdiri dari beberapa pasang kabel. Beberapa kabel ini digunakan untuk mengirim data, sedangkan yang lain digunakan untuk menerima data. Pada dasarnya kita perlu menghubungkan jalur TX (trasmit) dari satu ujung ke RX (receive). Jika ada hub, proses penghubungan jalur TX dengan RX ini telah diselesaikan oleh hardware hub. Berhubung kita saat ini tidak membahas jaringan dengan hub, koneksi harus bisa diselesaikan dengan mengatur kabel pada setting seperti dalam ilustrasi di bawah ini:

Hanya ada satu cara untuk membuat kabel cross-over dan sebenarnya caranya sangat mudah. Bagi Anda yang telah mengetahui dasar-dasar kabel UTP, tentu Anda tahu bahwa kabel cross-over dibuat dengan aturan pin tipe 568A di salah satu sisi dan tipe 568B di sisi yang lain. Jika Anda belum mengetahui hal ini, jangan khawatir karena saya akan menjelaskan hal tersebut dengan singkat dan jelas kepada Anda.

Seperti disebutkan sebelumnya, sebuah kabel Cross menghubungkan titik TX komputer satu ke RX komputer yang lain dan sebaliknya.

Silakan cermati urutan pin Cross kabel CAT5 sebagai berikut:

Seperti yang Anda lihat, hanya 4 pin diperlukan untuk koneksi kabel cross-over. Bila Anda membeli kabel Cross yang sudah jadi, Anda mungkin menemukan bahwa kedelapan pin digunakan. Kabel ini sama saja dengan yang ditampilkan di atas, beberapa pin sengaja dipasang meskipun tidak digunakan.
Hal ini tidak akan berakibat apa-apa, hanya agar kabel tampak lebih rapi

Berikut adalah urutan pin kabel cross-over dengan posisi semua pasang kabel tetap dihubungkan (meski tidak digunakan):

4. Konfigurasi Kabel

  • Kupas kedua ujung kulit luar kabel utp menggunakan mata pisau crimping atau gunting, dengan panjang kira-kira 1.5cm, seperti ini :

  • Kemudian urutkan warna-warnanya dengan aturan jika ujung kabel satu menggunakan konfigurasi T568A maka ujung kabel satunya menggunakan T568B. (Konfigurasi dapat dilihat pada gambar dibawah)

  • Setelah kedua ujung kabel diurutkan warnanya sesuai konfigurasi di atas, ratakan ujung kabel utp dengan memotong sedikit bagian kabel (tidak usah di kupas kabelnya), kira -kira hasilnya seperti ini :

  • Masukkan kabel tersebut kedalam konektor RJ -45 secara hati-hati, jangan sampai tertukar urutannya, maka hasilnya akan seperti ini :

  • Kemudian crimping/jepit kabel tersebut menggunakan tang crimping sampai terdengan suara klik. (Ingat dalam mengcrimping jangan terlalu keras menekan karena menyebabkan konektor patah.

  • Setelah selesai di crimping, maka hasil kedua ujung kabel akab seperti berikut :

II. NGESET IP ADDRESS :

  • Click Start – Setting – Control Panel sampai keluar kotak dialog Control Panel

  • Double-Click Icon Network Connection sampai keluar kotak dialog Network Connection

  • Double-click Icon Local Area Connection sampai keluar kotak dialog Local Connection Area Status

  • Double-Click Internet Protocol (TCP/IP) yang ada di dalam kotak dialog Local Area ConnectionProperties sampai keluar kotak dialog baru : Internet Protocol (TCP/IP) Protocol (untuk saat ini pilih dulu automatis, baik untuk IP address maupun DNS)
  • Setelah data-data setting TCP/IP ini dimasukkan, click OK untuk menutup kotak dialog InternetConnection (TCP/IP) Properties.
  • click OK untuk menutup kotak dialog “Local Area Connection Properties”
  • Click Star – Run- sampai keluar kotak dialog RUN, dan ketikkan CMD sampai keluar kotak dialog baru “command”
  • Di kotak dialog “Command” tadi, ketikkan : ipconfig . Jika Ethernet dari computer belumtersambung dengan LAN, akan keluar hasil seperti gambar dibawah.

  • Lakukan test koneksi ping dengan computer sebelah (computer dengan ip address 192.168.1.2, 192.168.1.3, dsb), dengan mengetik pada command prompt

C:\Documents and Settings\Lenovo>ping 192.168.1.2
Pinging 192.168.1.1 with 32 bytes of data:
Reply from 192.168.1.2: bytes=32 time=3ms TTL=64
Reply from 192.168.1.2: bytes=32 time=3ms TTL=64
Reply from 192.168.1.2: bytes=32 time=2ms TTL=64
Reply from 192.168.1.2: bytes=32 time=2ms TTL=64

III. SHARING FILE DI WINDOWS XP

Untuk melakukan sharing files lakukan langkah-langkah sebagai berikut : (hal di bawah dilakukan pada semua computer yang terkoneksi di LAN untuk mengatur user sapa saja yang dapat mengakses computer)

Langkah1 :

  • Buka windows explorer dan navigasi ke sini: Tools>Folder Options>View>Advanced Settings… scroll ke bawah sampai options “Use simple file sharing (recommended)” => non aktifkan/unchecked option ini.

Langkah 2:

  • Control Panel>AdministrativeTools>Computer Management>Local Users & Groups>Users

klik kanan di right pane dan pilih “New User”:

  • Isi kolom username, password, dan confirm password => ini username & passwor d yang mau dikasih hak untuk akses folder yang mau dishare
  • non aktifkan/unchecked option “User must change password at next logon”
  • aktifkan/checked option “User cannont change password ” dan “Password never expires”
  • Click “Create”, maka user baru pun sudah terbuat
  • Tutup console/window “computer management” tsb.

Langkah 3:

  • Buka windows explorer dan klik kanan di folder yang mau dishare, pilih “Sharing & Security”, pilih option “Share this folder”, click “Permissions”.
  • Pilih yang “Everyone” (defaultnya sudah terpilih), dan click “Remove”
    Click “Add” lalu masukkan u sername yang baru dibuat diatas pada textbox “Enter the object names to select” kemudian click “Check Names”
  • Click “OK” (sampai seluruh context menu sharing tertutup semua) .

Misal Anda akan sharing file di computer mempunyai alamat IP 192.168.1.2 m aka caranya adalah :
klik Start Run : \\192.168.1.2
kemudian masukkan user dan password , user yang boleh mengakses computer 192.168.1.2
maka akan Nampak folder yang boleh di sharing pada computer 192.168.1.2

About ismayulianto

Teacher

Posted on 2 Oktober 2011, in KKPI XII, TKJ XI. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: